Perayaan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2021

Pemerintah Kapanewon Turi mengadakan perayaan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-25 tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada Sabtu, 19 Juni 2021.

Kegiatan ini merupakan agenda tahunan Kementerian Sosial Republik Indonesia. Karena dalam situasi pandemi, perayaan HLUN di Kabupaten Sleman tahun 2021 dirayakan secara sederhana dengan mematuhi protokol kesehatan covid-19. Acara inti perayaan tersebut adalah berupa sarasehan melalui daring yang diikuti oleh semua Kapanewon se-Kabupaten Sleman di wilayah masing-masing.

“Setiap insan pasti memberikan manfaat kepada sesama tanpa terikat usia,” ucap Sri Sultan Hamengkubuwana X, Gubernur DIY, membuka sambutan pada acara tersebut melalui daring.

Sri Sultan Hamengkubuwana X juga memberikan motivasi kepada para lansia untuk senantiasa menjadi lansia yang sehat, berdaya, dan sejahtera meski di usia senja. Bertambahnya usia bukan berarti menjadi tidak berdaya, justru menjadi cucuk lampah atau tauladan hidup bagi yang lebih muda.

Endang Patmintarsih, Sekretaris Dinas Sosial Provinsi DIY, menyebutkan bahwa lansia di Kabupaten Sleman pada tahun 2021 sebanyak 71.021 jiwa. Jumlah tersebut merupakan 12,7% dari jumlah lansia secara keseluruhan di Provinsi DIY. Jika dilihat dari jumlah seluruh penduduk di Kabupaten Sleman, jumlah lansia setara dengan 6,31% dari 1.125.804 jiwa populasi. Dengan jumlah tersebut, pantas saja perayaan HLUN ini tetap diadakan meskipun secara sederhana sebagai wujud perhatian terhadap para lansia di Kabupaten Sleman.

Sesuai dengan tema HLUN tahun 2021, Kustini Sri Purnomo, menyampaikan bahwa para lansia hendaklah bahagia bersama keluarga.

“Keluarga menjadi pemegang peran penting dalam membahagiakan lansia, supaya para lansia kita menjadi lansia yang tangguh, sehat, dan mandiri,” lanjut Kustini.

Pembahasan lebih lanjut mengenai tema tersebut disampaikan oleh dr. Probosuseno, Sp.PD-Kger (K) selaku salah satu narasumber dalam sarasehan HLUN 2021.

“Peran keluarga adalah untuk memfasilitasi dan mendukung agar gairah hidup lansia tetap tumbuh di dalam jiwanya,” jelas dokter Penyakit Dalam Konsultan Geriatri (Lanjut Usia) tersebut.

Probo menyampaikan kepada para anak untuk selalu berbakti kepada orang tuanya karena perilaku tersebut sudah cukup membawa kebahagiaan bagi mereka. Selain berpengaruh pada kesehatan psikis, kebahagiaan lansia akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan fisik mereka. Probo berharap meskipun fisik sudah renta, namun jiwa yang tertanam dalam setiap lansia adalah jiwa muda yang penuh semangat, terlebih dalam menjalani kehidupan. [Putri DK]

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*