Monitoring Asesmen Standar Pendidikan Daerah (ASPD)

Pemerintah Kapanewon Turi mengadakan monitoring atau pemantauan pelaksanaan Asesmen Standar Pendidikan Daerah (ASPD) Sekolah Dasar (SD) di wilayah Kapaneweon Turi.

“ASPD ini merupakan ujian sekolah dengan standarisasi daerah yang digunakan untuk mengukur kemampuan siswa dan untuk masuk ke sekolah jenjang berikutnya,” jelas Kepala Jawatan Keamanan, Sarjita, S.H., M.IP.

Karena dilaksanakan pada masa pandemi covid-19, maka perlu adanya pengawasan agar semua elemen yang terlibat dalam ASPD mematuhi protokol kesehatan sebaik-baiknya. Tim Satuan Tugas (Satgas) covid-19 melakukan pemonitoran ini bersama dengan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Kapanewon Turi.

“Kami akan melakukan monitoring ke semua SD di wilayah Kapanewon Turi selama tiga hari ke depan dari tanggal 24, 25, dan 27 Mei 2021,” ungkap Plt. Panewu Turi, Drs. Subagya, M.M. saat ditemui sebelum berangkat ke lokasi monitoring. Mengacu pada data referensi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2021, terdapat sejumlah 22 Sekolah Dasar (SD) di wilayah Kapanewon Turi dengan 17 SD di antaranya berstatus sebagai SD Negeri dan selebihnya berstatus swasta.

“Karena sekolahnya banyak sedangkan tim monitor terbatas, maka akan dibuat jadwal kunjungan pengawasannya,” papar Subagya.

Pada jadwal ASPD hari pertama yaitu Senin (24/5/2021) Tim Monitor melakukan pemantauan di wilayah Kalurahan Bangunkerto. Dalam kesempatan tersebut turut hadir Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo selaku Bupati Kabupaten Sleman, Drs. Ery Widharyana, M.M. selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, dan Drs. Budiharjo, M.Si. selaku Plt. Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Bidang III) Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman.

Sedangkan hari berikutnya yaitu Selasa (25/5/2021) dan Kamis (27/5/2021) dilakukan pemonitoran ASPD SD yang berada di wilayah Kalurahan Donokerto, Kalurahan Girikerto, dan Kalurahan Wonokerto.

“Berdasarkan hasil monitor, semua SD mampu menjalankan protokol kesehatan dengan baik,” ungkap Sarjita setelah kegiatan pemantauan ASPD berakhir. Lebih lanjut Sarjita juga menjelaskan bahwa sebelum memasuki ruang ujian, setiap siswa dan pengawas mencuci tangan dengan sabun dan melakukan ukur suhu tubuh terlebih dahulu

“Siswa juga membawa alat tulis atau alat ujian masing-masing, sehingga lebih aman dan dapat meminimalisir sentuhan tangan dengan orang lain,” imbuh Sarjita. [Putri DK]

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*