Patroli Siaga Malam Takbiran

Persiapan Patroli Terpadu

Pemerintah Kapanewon Turi mengadakan Patroli Terpadu dalam rangka pengamanan malam takbiran 1 Syawal 1442 Hiriah pada tanggal 12 Mei 2021.

Agenda ini dilaksanakan oleh Pemerintah Kapanewon Turi bekerjasama dengan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Turi yang terdiri dari Kepolisian Sektor (Polsek) Turi, Komando Rayon Militer (Koramil) Turi, dan Perlindungan Masyarakat (Linmas). Selain Muspika Turi, juga melibatkan beberapa relawan dari masing-masing kalurahan di Kapanewon Turi. Persiapan patroli dilaksanakan sejak sore hari dan berlangsung pada malam hari hingga pukul 00.00.

Adapun tujuan dari pelaksanaan Patroli Terpadu tersebut adalah untuk mengamankan jalannya malam takbir dalam menyambut Hari Raya Idulfitri yang identik dengan pesta kembang api oleh beberapa kalangan masyarakat.

“Kembang api itu sebenarnya berbahaya. Kami menghindari hal-hal yang tidak diinginkan akibat pihak-pihak yang salah dalam menggunakan kembang api,” jelas Sarjita, S.H., M.IP, kepala Jawatan Keamanan Kapanewon Turi.

Hal tersebut juga mengantisipasi adanya bahaya dari kembang api yang diracik manual oleh individu. Kembang api atau petasan jenis tersebut tidak diketahui daya ledaknya sehingga sangat diragukan keamanannya.

Selain untuk melindungi masyarakat dari bahaya kembang api atau petasan, Patroli Terpadu ini juga bertujuan untuk mempertegas protokol kesehatan pandemi covid-19. Sasarannya adalah masyarakat yang mengadakan takbir keliling dan menciptakan kerumunan massa. Sedangkan terkait dengan larangan mudik, Patroli Terpadu juga melaksanakan penyekatan di kawasan Sempu sebagai perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Jawa Tengah.

Tim Patroli Usai Membubarkan Pesta Kembang Api di Imorejo

Dalam Patroli Terpadu tersebut ditemukan 2 dusun tengah mengadakan pesta kembang api yaitu Dusun Bangunmulyo Kalurahan Girikerto dan Dusun Imorejo Kalurahan Wonokerto yang selanjutnya langsung dibubarkan oleh tim Patroli Terpadu.

“Selain temuan pesta kembang api di dua dusun tersebut, kondisi di wilayah Kapanewon Turi aman terkendali. Juga tidak ditemukan adanya pelanggaran protokol kesehatan pandemi covid-19. Tidak ada juga yang mudik melalui jalan tikus,” pungkas Sarjita. [Putri DK]

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*